Review Buku Penelitian Pendidikan Matematika

 REVIEW BUKU PENELITIAN PENDIDIKAN MATEMATIKA

KONSEP DAN JENIS JENIS PENELITIAN

 

KATA PENGANTAR

Puji syukur kami panjatkan kepada kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, karena dengan rahmat dan perkenanNya kami dapat membuat review buku metode penelitian pendidikan mengenai konsep dan jenis-jenis penelitian.

Sistematika penyajian materi review buku  ini disusun sedemikian rupa sehingga dapat memberikan  pedoman dan kiat-kiat kepada pembaca maupun pereview selanjutnya dalam mempelajari  konsep dan jenis-jenis secara mudah, lengkap, benar, dan terstruktur.

Adapun penjabaran materi review buku ini ,mengacu kepada konsep dan jenis-jenis penelitian,  yang mengutamakan pengertian  pemahaman konsep serta jenis penelitian di tinjau dari beberapa aspek.

Kami berharap review buku ini dapat memotivasi  maupun mempermudah memahami dalam mempelajari konsep dan jenis-jenis penelitian sehingga secara keseluruhan dapat ditingkatkan.

Kritik dan saran yang membangun dari para pembaca review  ini sangat kami harapkan demi penyempurnaan dalam melakukan review ini. Untuk itu kami ucapkan terima kasih.

Sukoharjo, 11 maret 2011

                                                                                                        Pereview

BAB 1

PENDAHULUAN

  1. A.      Latar Belakang

Review adalah kegiatan mereview atau meringkas ,mencari sesuatu yang bertujuan untuk memperdalam pengetahuan, baik yang bertujuan untuk kepentingan pribadi atau pun untuk kepentingan orang banyak. Penelitian yang mendalam akan menghasilkan sesuatu yang baru dan berbeda dengan yang sebelumnya.

Review ini berisi tentang penelitian yang memikirkan atau membuat konsep penelitian sebelum melakukan atau memulai penelitiannya. Konsep adalah suatu rancangan yang kemudian akan menjadi panutan atau tolok ukur dalam melakukan setiap kegiatan. Konsep selalu dipikirkan sebelum melakukan penelitian. Konsep yang matang akan menjadikan penelitian itu berjalan lancar dan mendapat hasil yang memuaskan.

Seseorang melakukan penelitian dikarenakan beberapa sebab yaitu, karena pengetahuan pemahaman dan kemampuan manusia sangat terbatas ,manusia memiliki dorongan untuk mengetahui atau curiosity, manusia di dalam kehidupannya selalu dihadapkan pada masalah, tantangan, ancaman,  kesulitan, baik di dalam dirinya, keluarganya, masyarakat sekitarnya serta di lingkungan kerjanya . Dan manusia merasa tidak puas dengan apa yang telah di capai, dikuasa, dan dimiikinya, ia selalu ingin yang lebih baik, lebih sempurna, lebih memberikan kemudahan, selalu ingin menambah dan meningkatkan ”kekayaan” dan fasilitas hidupnya.

Dari pernyataan diatas pereview dapat menemukan beberapa permasalahan :

  1. Masih kurangnya pemahaman konsep penelitian bagi seseorang yang melakukan penelitian.
  2. Masih kurangnya pemahaman terhadap langkah – langkah apa saja yang harus di tempuh untuk membuat suatu penelitian.

Dalam penelitian konsep dan jenis penelitian harus di perhatikan dalam membuat suatu penelitian, karena tanpa adanya konsep penelitian maka suatu penelitian itu tidak akan sistematis dan orientasi kerja ke depannya. Berdasarkan uraian diatas pereview bermaksud mengkaji tentang makna penelitian, karakteristik dan langkah-langkah penelitian serta jenis-jenis penelitian.Diharapkan dengan adanya review buku ini dapat bermanfaat dalam membuat penelitian.

  1. B.       Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang, identifikasi masalah dan pembatasan masalah tersebut di atas maka permasalahan yang akan dikaji dalam review ini sebagai berikut :

  1. Mengapa  penelitian perlu dilakukan?
  2. Bagaimanakah karakteristik dan langkah-langkah penelitian?
  3.  Apa saja jenis-jenis penelitian?
  1. C.      Tujuan

Sejalan dengan rumusan masalah diatas, tujuan utama review buku ini adalah untuk memperbaiki dan meningkatkan penelitian secara berkesinambungan. Secara lebih spesifik, tujuan review ini dijabarkan sebagai berikut :

  1. Mengetahui pentingnya penelitan untuk dilakukan sebagai perbaikan dan pengembangan pengetahuan.
  2. Mengetahui karakteristik dan langkah-langkah penelitian.
  3. Mengetahui jenis-jenis penelitian secara lebih jelas.
  1. D.      Manfaat
  2. Manfaat Teoritis

Secara teoritis review ini diharapkan dapat memberikan sumbangan dalam penelitian lebih lanjut  terutama pada peningkatan hasil penelitian.

  1. Manfaat Praktis
  • Bagi guru

Review ini dapat digunakan sebagai pedoman empiris dalam menyiapkan berbagai strategi penelitian dalam upaya meningkatkan hasil penelitian (menemukan metode pembelajaran yang lebih efektif dan efisien).

  • Bagi mahasiswa
  1. Meningkatkan pengetahuan siswa tentang penelitian
  2. Mahasiswa lebih termotivasi dan berminat dam melakukan penelitian

 

BAB II

KAJIAN TEORI

  1. A.     Pengertian Penelitian

Penelitian atau research berasal dari kata re dan  to search yang berarti mencari kembali yang menunjukkan adanya proses berbentuk siklus bersusun yang selalu berkesinambungan.. Penelitian dimulai dari hasrat keingintahuan dan permasalahan, dilanjutkan dengan pengkajian landasan teoritis yang terdapat dalam kepustakaan untuk mendapatkan jawaban sementara atau hipotesis. Selanjutnya direncanakan dan dilakukan pengumpulan data untuk menguji hipotesis yang akan diperoleh kesimpulan dan jawaban permasalahan.

Penelitian dapat didefinisikan sebagai upaya mencari jawaban yang benar atas suatu masalah berdasarkan logika dan didukung oleh fakta empiris.Dari definisi di atas dapat disimpulkan bahwa penelitian adalah langkah sistematis dalam upaya memecahkan masalah. Penelitian merupakan penelaahan terkendali yang mengandung dua hal pokok yaitu logika berpikir dan data atau informasi yang dikumpulkan secara empiris (Sudjana, 2001).

  1. B.      Hakikat Penelitian

Pada hakekatnya penelitian diawali dari hasrat keingintahuan peneliti yang dinyatakan dalam bentuk pertanyaan atau permasalahan. Setiap pertanyaan atau per-masalahan  tersebut perlu jawaban atau pemecahan. Dari jawaban dan pemecahan  tersebut peneliti memperoleh pengetahuan yang benar mengenai suatu masalah. Pengetahuan yang benar adalah yang dapat diterima akal dan berdasarkan fakta empirik. Untuk memperolehnya harus mengikuti kaidah-kaidah dan menurut cara-cara bekerjanya akal yang disebut logika, dan dalam pelaksanaannya diwujudkan melalui penalaran.. Pengetahuan yang benar tersebut disebut juga pengetahuan ilmiah atau ilmu.

Dengan demikian penelitian  ilmiah adalah suatu metode ilmiah untuk memperoleh pengetahuan menggunakan penalaran. Penalaran tersebut dilaksanakan melalui prosedur logika deduksi dan induksi. Dengan pengetahuan tersebut dapat digunakan untuk berbagai keperluan, antara lain untuk pengembangan pengetahuan dan teknologi, perencanaan pembangunan dan untuk pemecahan masalah-masalah dalam kehidupan manusia.

  1. C.     Konsep Penelitian

Konsep adalah  suatu rancangan yang kemudian akan menjadi panutan atau tolok ukur dalam melakukan setiap kegiatan.Konsep penelitian merupakan salah satu upaya meningkatkan hasildalam penelitian dan mengembangkan serta memperbaiki.

Koherensi dan korespondensi mendasari bagaimana ilmu diperoleh telah melahirkan cara mendapatkan kebenaran ilmiah. Proses untuk mendapatkan ilmu agar memiliki nilai kebenaran harus dilandasai oleh cara berpikir yang rasional berdasarkan logika dan berpikir empiris berdasarkan fakta. Salah satu cara untuk mendapatkan ilmu adalah melalui penelitian. Banyak definisi tentang penelitian tergantung sudut pandang masing-masing. Penelitian dapat didefinisikan sebagai upaya mencari jawa ban yang benar atas suatu masalah berdasarkan logika dan didukung oleh fakta empirik. Dapat pula dikatakan bahwa penelitian adalah kegiatan yang dilakukan secara sistematis melalui proses pengumpulan data, pengolah data, serta menarik kesimpulan berdasarkan data menggunakan metode dan teknik tertentu.


BAB III

ISI

  1. A.    Makna Penelitian
    1. 1.        Perlunya penelitian

Seseorang melakukan penelitian dikarenakan beberapa sebab yaitu,pertama karena pengetahuan pemahaman dan kemampuan manusia sangat terbatas dibandingkan dengan lingkungannya yang begitu luas,kedua manusia memiliki dorongan untuk mengetahui atau curiosity. Kedua sebab tersebut salin berhubungan,dorongan ingin tahu disalurkan untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman.Pengetahuan dan pemahaman tentang sesuatu menimbulkan rasa ingin tahu baru yang lebih luas, lebih tinggi, lebih menyeluruh.

Ketiga, manusia di dalam kehidupannya selalu dihadapkan pada masalah, tantangan, ancaman, kesulitan, baik di dalam dirinya, keluarganya, masyarakat sekitarnya serta di lingkungan kerjanya.Keempat ,manusia merasa tidak puas dengan apa yang telah di capai, dikuasai, dan dimiikinya, ia selalu ingin yang lebih baik, lebih sempurna, lebih memberikan kemudahan, selalu ingin menambah dan meningkatkan”kekayaan” dan fasilitas hidupnya.

  1. 2.        Pemecahan Masalah

Banyak cara yang dilakukan manusia untuk memecahkan masalah  yang dihadapinya yaitu, pertama  pemecahan masalah secara tradisional,contoh memotong padi dengan anai-anai, kedua Pemecahan masalah secara dogmatis baik dogma agama maupun masyarakat,hukum seperti pencuri di potong tangannya. Ketiga, Pemecahan masalah secara intuitif yaitu berdasarkan bisikan hati  conyohnya seorang ibu kebingungan anaknya yang masih kecil terlambat pulang sekolah. Keempat, Pemecahan masalah secara emosional misal, pintu terkunci di buka dengan mendobrak .Kelima ,Pemecahan masalah secara spekulatif atau trial dan error,misal suara radio berhenti dan digoyang-goyangkan lalu bisa bersuara kembali.

  1. 3.        Pengertian penelitian

Secara umum ,penelitian diartikan sebagai suatu proses pengumpulan dan analisis data yang dilakukan secara sistematis dan logis untuk mencapai tujuan tertentu.Pengumpulan dan analisis data menggunakan metode-metode ilmiah, baik yang bersifat kuantitatif ataupun kualitatif , eksperimental atau non eksperimental,  interaktif atau non interaktif.

Penelitian merupakan upaya untuk mengembangkan pengetahuan , mengembangkan dan menguji teori. McMillan dan Schumacher (2001) mengutip pendapat Walberg ada 5 langkah pengembangan pengetahuan:

  • Mengidentifikasi masalah penelitian
  • Melakukan studi empiris
  • melakukan replikasi atau pengulangan
  • Menyatukan (sintesis )dan mereview
  • Menggunakan dan mengevaluasi oleh pelaksana.
  • Penelitian sebagai pencarian ilmiah yang berpola

Tujuan akhir suatu ilmu adalah mengembangkan dan menguji teori.Menurut Kerlinger ada tiga hal penting dalam suatu teori,yaitu:

  • Suatu teori dibangun oleh seperangkat proporsisi dan konstruk.
  • Teori menegaskan hubungan antara sejumlah variabel.
    • Teori menjelaskan dan memprediksi fenomena-fenomena.
  1. 4.        Pencarian Ilmiah

Pencarian ilmiah (scientific inquiry) adalah suatu kegiatan untuk ,merumuskan pengetahuan dengan menggunakan metode-metode yang diorganisasikan secara sistematis dalam mengumpulkan ,menganalisa dan mengintrepetasi data.

Metode ilmiah merupakan suatu cara pengkajian yang berisi proses dengan langkah – langkah tertentu. McMillan dan Schumacher (2001) membagi metode ilmiah dalam empat langkah,yaitu:

  • Define a problem
  • State the hypothesis to be tested
  • Collect and analyze data. Interpreter the result and draw conclusions about the problem.

Jhon Dewey juga menyebutkan langkah-langkah pencarian karya ilmiah senagai “reflective thinking” dalam lima langkah,yaitu:

  • Mengidentifikasi masalah
  • Merumuskan dan membatasi masalah
  • Menyusun hipotesis
  • Mengumpulkan dan menganalisis data
    • Menguji hipotesis dan menarik kesimpulan

Dari kedua langkah yang dikemukakan oleh para ahli diatas sering dijadikan dasar dari langkah-langkah utama penelitian.

  1. 5.        Pencarian berpola

Pencarian berpola merupakan suatu prosedur pencarian dan pelaporan dengan menggunakan cara-cara dansistematika tertentu ,disertai penjelasan dan alasan yang kuat. Prosedur pencarian ini pada awalnya bersifat spekulatif, mencoba menggabungkan ide-ide dan metode-metode, kemudian menuangkan ide–ide dan metode tersebut dalam suatu prosedur yang baku.

Pencarian berpola terutama dalam ilmu sosial termasuk pendidikan bukan hanya menunjukkan pengkajian yang sistematik ,tetapi juga pengkajian yang sesuai dengan disiplin ilmunya.Pendidikan kebanyakan menggunakan metode diskriptif. tetapi untuk hal –hal tertentu bisa menggunakan metode eksperimen, tindakan, penelitian dan pengembangan dan juga kualitatif.

  1. 6.        Karakteristik dan Langkah-langkah Penelitian
    1. Karakteristik penelitian pendidikan meliputi :
  • Objektivitas

Penelitian harus mempunyai objektivitas baik dalam karakteristik maupun prosedurnya.

  • Ketepatan

Penelitian juga harus memiliki tingkat ketepatan (precision), secara teknis instrumen pengumpulan datanya harus memiliki validitas dan reliabilitas yang memadai .

  • Verifikasi

Penelitian dapat diverifikasi, dalam arti di konfirmasikan, direvisi dan di ulang dengan cara yang sama atau berbeda.

  • Penjelasan ringkas

Penelitian mencoba memberikan penjelasan tentang hubungan antar fenomena dan penyederhaan menjadi penjelasan yang ringkas.

  • Empiris

Penelitian ditandai oleh sikap dan pendekatan empiris yang kuat.secara umum empiris kesimpulan di dasarkan atas kenyataan-kenyataan dengan menggunakan metode penelitian yang sistematik.

  • Penalaran logis

Semua kegiatan penelitian menuntut penalaran logis.penalaran menggunakan prinsip-prinsip logika deduktif dan induktif.

  • Kesimpulan kondisional

Kesimpulan hasil penelitian tidak bersifat absolut.Penelitian perilaku, dan juga ilmu kealaman, tidak menghasilkan kepastian, sekalipun kepastian relatif

  1. Langah-langkah Penelitian

Penelitian merupakan suatu proses yang terdiri atas beberapa langkah :

  • Mengidentifikasi masalah

Kegiatan penelitian dimulai dengan mengidentifikasi isu-isu dan masalah-masalah penting,hangat dan mendesak pada saat ini.

  • Merumuskan dan membatasi masalah

Perumusan masalah merupakan perumusan dan pemetaan faktor-fator,atau variabel-variabel yang terkait dengan fokus masalah;

  • Melakukan studi keputusan

Studi keputusan merupakan kegiatan untuk mengkaji teori-teori yang mendasari penelitian ,baik teori yang berkenaan dengan bidang ilmu yang diteliti maupun metodologi

  • Merumuskan hipotesis atau pertanyaan penelitian

Hal-hal pokok yang ingin diperoleh dari penelitian dirumuskan dalam bentuk hipotesis atau pertanyaan penelitian.

  • Menentukan desain dan metode penelitian

Desain penelitian berisi rumusan tentang langkah-langkah penelitian, dengan menggunakan pendekatan, metode penelitian, teknik pengumpulan data, dan sumber data tertentu serta alasan-alasan mengapa menggunakan metode tersebut.

  • Menyusun instrumen dan mengumpulkan data

Kegiatan pengumpulan data di dahului oleh penentuan teknik, penyusunan dan pengujian instrumen yang akan di gunakan.

  • Menganalisis data dan menyajikan hasil

Analisis data menjelaskan teknik dan langkah-langkah yang ditempuh dalam mengolah atau menganalisa data.

  • Mengintepretasikan temuan,membuat kesimpulan dan rekomendasi

Hasil analisis data masih berbentuk temuan yang belum di beri makna

  1. 7.        Jenis-jenis penelitian
  • Jenis penelitian berdasarkan pendekatan

Berdasarkan pendekatan, secara garis besar dibedakan dua macam penelitian yaitu, kuantitatif dan kualitatif. Karakteristik tinjau dari:

  • Asumsi yang realita
  • Tujuan penelitian
  • Metode dan proses penelitian
  • Kajian khas
  • Peranan peneliti
  • Pentingnya konteks dalam penelitian
  • Jenis penelitian berdasarkan fungsinya

Penelitian mempunyai dua fungsi utama yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperbaiki praktek.Berdasarkan fungsinya secara umum dapat dibedakan tiga macam penelitian  yaitu:

  • Penelitian dasar

Penelitian dasar (Basic Research) di sebut juga penelitian murni (pure Reseach) atau penelitian pokok (fundamental Reseach) diarahkan pada pengujian teori dengan hanya sedikit tau bahkan tanpa menghubungkan hasilnya untuk kepentingan praktik.

  • Penelitian Terapan

Penelitian terapan (applied reseach) berkenaan dengan kenyataan – kenyataan praktis, penerapan dan pengembangan pengetahuan yang di hasilkan oleh penelitian dasar dalam kehidupan nyata.

  • Penelitian Evaluative

Penelitian evaluatif (evaluation reseach)di fokuskan pada suatu kegiatan dalam suatu unit(site)tertentu.

 

BAB IV

PEMBAHASAN

v  Pembahasan dari rumusan masalah di atas adalah :

  1. 1.      Mengapa penelitian perlu dilakukan, karena adanya beberapa alasan :
  • Makna Penelitian

Penelitian merupakan suatu cara dari sekian cara yang pernah dilakukan dalam mencari kebenaran . Oleh karena itu penelitian perlu dilakukan.Alasannya adalah Karena pengetahuan pemahaman dan kemampuan manusia sangat terbatas dibandingkan dengan lingkungannya yang begitu luas, manusia memiliki dorongan untuk mengetahui atau curiosity.Pengetahuan dan pemahaman tentang sesuatu menimbulkan rasa ingin tahu baru yang lebih luas ,lebih tinggi,lebih menyeluruh.

Menurut Dr.Nana Syaodih Sukmadinata Penelitian perlu dilakukan minimal ada empat sebab yang melatar belakanginya.Manusia di dalam kehidupannya selalu dihadapkan pada masalah,tantangan ,ancaman ,kesulitan , baik di dalam dirinya , keluarganya, masyarakat sekitarnya serta di lingkungan kerjanya,Manusia merasa tidak puas dengan apa yang telah di capai , dikuasai ,dan dimiikinya , ia selalu ingin yang lebih baik , lebih sempurna ,lebih memberikan kemudahan ,selalu ingin menambah dan meningkatkan”kekayaan” dan fasilitas hidupnya.

Dari sebab tersebut saling berhubungan,dorongan ingin tahu disalurkan untuk menambah dan meningkatkan pengetahuan dan pemahaman.

  • Pemecahan masalah

Banyak cara yang dilakukan manusia untuk memecahkan masalah  yang dihadapinya yaitu, pertama Pemecahan masalah secara tradisional, contoh memotong padi dengan anai-anai, kedua Pemecahan masalah secara dogmatis baik dogma agama maupun masyarakat,hukum seperti pencuri di potong tangannya. Ketiga, Pemecahan masalah secara intuitif yaitu berdasarkan bisikan hati  contohnya seorang ibu kebingungan anaknya yang masih kecil terlambat pulang sekolah. Keempat, Pemecahan masalah secara emosional misal, pintu terkunci di buka dengan mendobrak. Kelima, Pemecahan masalah secara spekulatif atau trial dan error, misal suara radio berhenti dan digoyang-goyangkan lalu bisa bersuara kembali.

  • Penelitian sebagai pencarian ilmiah yang berpola.

Tujuan akhir suatu ilmu adalah mengembangkan dan menguji teori. Kerlinger mengemukakan tujuannya yaitu;

  • Suatu teori dibangun oleh seperangkat proporsisi dan konstruk.
  • Teori menegaskan hubungan antara sejumlah variabel.
  • Teori menjelaskan dan memprediksi fenomena-fenomena.
  • Pencarian Ilmiah

Pencarian ilmiah (scientific inquiry) adalah suatu kegiatan untuk ,merumuskan pengetahuan dengan menggunakan metode-metode yang diorganisasikan secara sistematis dalam mengumpulkan, menganalisa dan mengintrepetasi data. McMillan dan schumacher (2001) membagi metode ilmiah dalam empat langkah,yaitu:

  • Define a problem
  • State the hypothesis to be tested
  • Collect and analyze data
  • Interpreter the result and draw conclusions about the problem.

Jhon Dewey juga menyebutkan langkah-langkah pencarian karya ilmiah sebagai “reflective thinking” dalam lima langkah,yaitu:

  • Mengidentifikasi masalah
  • Merumuskan dan membatasi masalah
  • Menyusun hipotesis
  • Mengumpulkan dan menganalisis data
  • Menguji hipotesis dan menarik kesimpulan

Dari kedua langkah yang dikemukakan oleh para ahli diatas sering dijadikan dasar dari langkah-langkah utama penelitian.

  • Pencarian berpola

Pencarian berpola merupakan suatu prosedur pencarian dan pelaporan dengan menggunakan cara-cara dansistematika tertentu ,disertai penjelasan dan alasan yang kuat. Pencarian berpola terutama dalam ilmu sosial termasuk pendidikan bukan hanya menunjukkan pengkajian yang sistematik, tetapi juga pengkajian yang sesuai dengan disiplin ilmunya. Pendidikan kebanyakan menggunakan metode diskriptif. tetapi untuk hal –hal tertentu bisa menggunakan metode eksperimen, tindakan, penelitian dan pengembangan dan juga kualitatif.

  1. 2.      Karakteristik dan Langkah-langkah Penelitian
  • Adapun karakteristik dan langkah-langkah penelitian tersebut meliputi:

 

  • Objektivitas

Penelitian harus mempunyai objektivitas baik dalam karakteristik maupunprosedurnya. Objektifitas juga menunjukan kualitas data yang di hasilkan dari prosedur yang di gunakan yang dikontrol dari bias dan subjektifitas.

  • Ketepatan

Penelitian juga harus memiliki tingkat ketepatan (precision),secara teknis instrumen pengumpulan datanya harus memiliki validitas dan reliabilitas yang memadai, desain peneilitian, pengambilan sampel dan teknik analisi tepat.

  • Verifikasi

Penelitian dapat diverifikasi, dalam arti di konfirmasikan ,direvisi dan di ulang dengan cara yang sama atau berbeda.

  • Penjelasan ringkas

Penelitian mencoba memberikan penjelasan tentang hubungan antar fenomena dan penyederhakan menjadi penjelasan yang ringkas.Tujuan akhir dari suatu penelitian adalah mereduksi realita yang kompleks ke dalam penjelasan yang singkat.

  • Empiris

Penelitian ditandai oleh sikap dan pendekatan empiris yang kuat.secara umum empiris kesimpulan di dasarkan atas kenyataan-kenyataan yang diperoleh dengan menggunakan metode penelitian yang sistematik.

  • Penalaran logis

Semua kegiatan penelitian menuntut penalaran logis. penalaran menggunakan prinsip-prinsip logika deduktif dan induktif,

  • Kesimpulan kondisional

Kesimpulan hasil penelitian tidak bersifat absolut. Penelitian perilaku, dan juga ilmu kealaman, tidak menghasilkan kepastian, sekalipun kepastian relatif.

  • Langkah-langkah penelitian

penelitian terdiri dari beberapa langkah yaitu:

  • Mengidentifikasi masalah

Kegiatan penelitian dimulai dengan mengidentifikasi isu-isu dan masalah-masalah penting,hangat dan mendesakyang dihadapi saat ini.

  • Merumuskan dan membatasi masalah

Perumusan masalah merupakan perumusan dan pemetaan faktor-faktor, atau variabel-variabel yang terkait dengan fokus masalah.

  • Melakukan studi keputusan

Studi keputusan merupakan kegiatan untuk mengkaji teori-teori yang mendasari penelitian ,baik teori yang berkenaan dengan bidang ilmu yang diteliti maupun metodologi

  • Merumuskan hipotesis atau pertanyaan penelitian

Hal-hal pokok yang ingin diperoleh dari penelitian dirumuskan dalam bentuk hipotesis atau pertanyaan penelitian.

  • Menentukan desain dan metode penelitian

Desain penelitian berisi rumusan tentang langkah-langkah penelitian, dengan menggunakan pendekatan,metode penelitian, teknik pengumpulan data, dan sumber data tertentu serta alasan-alasan mengapa menggunakan metode tersebut.

  • Menyusun instrumen dan mengumpulkan data

Kegiatan pengumpulan data di dahului oleh penentuan teknik, penyusunan dan pengujian instrumen pengumpulan data yang akan digunakan.

  • Menganalisis data dan menyajikan hasil

Analisis data menjelaskan teknik dan langkah-langkah yang ditempuh dalam mengolah atau menganalisa data.

  • Mengintepretasikan temuan,membuat kesimpulan dan rekomendasi

Hasil analisis data  masih berbentuk temuan yang belum di beri makna.Pemberian makna atau arti dari temuan dilakukan melalui interpretasi.

Menurut Drs.M.Subana ,M.Pd dan Sudrajat,S.Pd secara garis besar ,prosedur kerja penelitian dilalui dalam tahapan-tahapan :

  • Perencanaan penelitian
  • Pelaksanaan penelitian
  • Penulisan laporan penelitian

Dari beberapa langkah-langkah penelitian menurut beberapa  ahli dapat di simpulkan yaitu: mengidentifikasi masalah , merumuskan dan membatasi masalah ,melakukan studi kepustakaan ,merumuskan hipotesis atau pertanyaan penelitian ,menentukan desain dan metode penelitian ,menyusun instrumen dan mengumpulkan data , menganalisis data dan menyajikan hasil , menginterpretasikan temuan,membuat kesimpulan dan rekomendasi

  • Jenis-jenis penelitian

Jenis penelitian ditinjau berdasarkan:

Berdasarkan pendekatan, secara garis besar dibedakan dua macam penelitian yaitu, kuantitatif dan kualitatif. Keduanya memiliki asumsi, karakteristik yang berbeda  tinjau dari:

  • Asumsi yang realita
  • Tujuan penelitian
  • Metode dan proses penelitian
  • Kajian khas
  • Peranan peneliti
  • Pentingnya konteks dalam penelitian
  • Jenis penelitian berdasarkan fungsinya

Penelitian mempunyai dua fungsi utama yaitu mengembangkan ilmu pengetahuan dan memperbaiki praktek.Berdasarkan fungsinya secara umum dapat dibedakan tiga macam penelitian  yaitu

  • Penelitian dasar
  • Penelitian Terapan
  • Penelitian Evaluative

Mcmillan dan Schumacher (2001) membedakan penelitian dasar, terapan dan evaluatif berdasarka bidang penelitian, tujuan, tingkat generalisasi, dan penggunakan hasilnya. Perbedaan-perbedan tersebut digambarkannya dalam tabel 1.2 berikut:

Tabel 1.2

                                           Perbedaan antara penelitian dasar, terapan, dan evaluatif

Penelitan dasar

Penelitian terapan

Penelitian evaluatif

Bidang penelitian

Tujuan

Tingkat generalisasi

Penggunakan hasilPenelitian bidang fisik, perilaku, dan sosial

Menguji teori, dalil, prinsip dasar. Menentukan hubungan empiris antar fenomena dan mengadakan generalisasi analitis

Abtrak,umum

Menambah pengetahuan ilmiah dari prinsip-prinsip dasar dan hukum tertentu. Meningkatkan metodologi dan cara-cara pencarian.Bidang aplikasi: kedokteran, rekayasa, pendidikan

Menguji kegunaan teori dalam bidang tertentu. Menntukan hubungan empiris, dan generalisasi analatis dalam bidang tertentu.

Umum tetapi dalam bidang tertentu

Menambah pngetahuan yang didasarkan penelitian dalam bidang tertentu. Meningkatkan penelitian dan metodologi dalam bidang tertentu.Pelaksanaan berbagai kegiatan, program pada berbagai tempat dan lembaga.

Mengukur manfaat, sumbangan, dan kelayakan program atau kegiatan tertentu

Konkrit, spesifik dalam aspek tertentu. Diterapkan dalam praktik aspek tertentu.

Menambah pengetahuan yang didasarkan penelitian tentang praktik tertentu. Meningkatkan penelitian dan metodologi tentng prakti  tertentu. Membantu dalam penentuan keputusan dalam bidng terrtentu.

  • Jenis-jenis berdasarkan tujuan

Selain berdasarkan pendekatan dan fungsinya, penelitian juga dapat dibedakan berdasarkan tujuannya. Berdasarkan tujuannya dibedakan menjadi 3 macam, yaitu:

  • Peneltian deskriptif
  • Penelitian prediktif
  • Penelitan improftif

Menurut . Drs.Subana , HM dan Sudrajat S.Pd  mengurutkan nama-nama penelitian sebagai berikut;

  • Penelitian Kualitatif
  • Penelitian Kuantitatif
  • Penelitian Dasar
  • Penelitian Terapan
  • Penelitian Mendesak
  • Penelitian Perkembangan :   Cross Sectional

Longitudinal

  • Penelitian evaluasi
  • Penelitian Tindakan Lanjut
  • Penelitian Analisis Dokumen
  • Penelitian Historis :  Penelitian Legal

Penelitian Dokumen

  • Penelitian Survei
  • Penelitian Deskriptif
  • Penelitian Korelasi
  • Penelitian Komparatif : Kausal Komparatif

Korelasional Komparatif

  • Case Studies
  • Penelitian Eksperimen : Eksperimen Murni

Kuasi Eksperimen

Subjek Tunggal

  • Ex-post-fakto ( penelitien sesudah kejadian )
  • Penelitian Tindakan Kelas

Dari  beberapa  ahli dapat disimpulkan bahwa ada banyak jenis penelitian di tinjau dari pendekatan , tujuan dan fungsinya.

 

BAB V

PENUTUP

v SIMPULAN

Dari penelitian di atas dapat di simpulkan bahwa:

  • Penelitian perlu  dilakukan karena pengetahuan, pemahaman, dan kemampuan manusia sangat terbatas di bandingkan dengan lingkunganya yang begitu luas.
  • Konsep dalam penelitian sangat di perlukan untuk dapat lebih menunjang hasil penelitian yang lebih baik.
  • Jenis penelitian yang beragam mampu menghasilkan penelitian yang beragam pula sehingga akan lebih memperbaiki dan mengembangkan penelitian.

v IMPLIKASI

  • Jika hasil penelitian semakin berkembang maka pemahaman dan pengetahuan seseorang  juga akan meningkat.
  • Jika suatu konsep penelitian di terakan dengan baik maka akan meningkatkan hasil penelitian.
  • Jika Jenis penelitian dapat di sesuaikan dengan apa yang akan di teliti maka akan lebih inovatif

v SARAN

  • Di dalam penelitian harus mempunyai objektifitas baik dalam karakteristik maupun prosedurnya.
  • Penelitian secara teknis, instrumen pengumpulan datanya harus memiliki validitas dan reabilitas yang memadai, desain penelitian, pengambilan sampel dan tehknik analisisnya tepat

 

DAFTAR PUSTAKA

Sutama (2010). Metode Penelitian Pendidikan, Surakarta: fairuz media

Sukmadinata, N.S (2009). Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Subana, M.H (2005). Dasar-dasar Penelitian Ilmiah , Bandung: Pustaka Setya

(Hartoto @ http://fatamorghana.wordpress.com)

http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2010/02/09/penelitian-pendidikan/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: